Niat mahu telepon pengedar dadah tapi tersalah telepon polis

Deputi sheriff Jagger Naves dari Rowan County mendapatkan telepon pada pukul 4 pagi yang berasal dari seorang wanita yang ingin membeli dadah.

Wanita itu mengira nombor yang dia hubungi itu adalah milik seorang pengedar dadah lokal di negara bahagian North Carolina, kerana hanya ada perbedaan satu angka diantara nombor telepon mereka, menurut laporan Salisbury Post.

Menurut laporan pejabat Sheriff, wanita itu berteriak di telepon: “Ini bahkan bukan dadah seharga 10 dolar. Anda harus membenarkan hal ini!.”
Naves kemudian menyusun rencana untuk bertemu dengan penelepon dan seorang teman di sebuah parkiran kereta, dengan cara menyamar sebagai pengedar dadah.

Keduanya ditangkap dan kemudian didakwa atas kejahatan kepemilikan kokain. sang penelepon kemudian diidentifikasi sebagai Sandra Davis dan temannya bernama Henry Cloer.
Namun, di tempat penangkapan, telepon milik Davis tiba-tiba berdering keraa ditelepon oleh sang pengedar ubat bius.

Telepon tersebut kemudian membawa mereka kepada sang pengedar, Jermiere Walker dan temannya Pamela Henderson, yang kemudian ditangkap keraa kedapatan memiliki tiga paket kokain.

Nomor Telepon Tercipta Awalnya karena Persaingan Bisnis

Nomor telepon atau sekarang ponsel sudah jadi bagian hidup sehari-hari. Padahal kalau kita menengok lagi sejarah perkembangan telepon, dulu orang harus menyambung ke operator dan barulah diteruskan ke nomor tujuan. Coba perhatikan telepon antik yang hanya ada engkol, alat dengar, dan mikropon.

Telepon jaman dulu memang sangat tidak praktis. Semua pembicaraan harus melalui operator. Bayangkan kalau metode ini tetap digunakan sekarang. Untunglah berkat Almond B Strowger menciptakan penggunaan nomor telepon sehingga sambungan jauh lebih praktis. 
no telp

Siapakah Almond B Strowger, ilmuwan di bidang telekomunikasi? Bukan. Ia hanya seorang pengusaha. Kejadian menjengkelkan yang menimpanya justru menghasilkan temuan nomor telepon.

Dikisahkan, Almond B Strowger merasa aneh ketika bisnisnya terus merosot. Akhirnya ia melakukan penyelidikan sumber penyebabnya. Tak disangka, ternyata yang bertugas sebagai operator telepon adalah istri saingan bisnisnya. Tak heran, semua sambungan telepon dari konsumen Strowger dialihkan ke nomor telepon suaminya.

Akibat peristiwa ini, Strowger bertekad agar orang-orang tidak perlu menelepon melalui operator agar terhubung. Setelah melakukan berbagai percobaan, akhirnya di tahun 1888 Strowger menyempurnakan penemuan telepon dengan sistem rotary dial. Dengan sistem ini pelanggan bisa langsung menelepon tujuan dengan memutar nomor si penerima.

Saat itu sistemnya adalah sebagai berikut. Untuk menghubungi seseorang, penelepon harus memutar sebanyak 4 kali (4 digit nomor). Aturan utamanya adalah tidak ada nomor yang berawalan 1 atau 0, karena 0 digunakan untuk menghubungi operator dan 1 untuk internal switch. Contoh, kalau menghubungi 0231, otomatis langsung tersambung ke operator dahulu.
Tahun 1922 diperkenalkan Telephone Exchange Name sebagai ganti nomor telepon biasa agar mudah diingat, formatnya adalah dua digit pertama diganti huruf lalu disambungkan menjadi sebuah nama, contoh KL 5 = 555, lihat ditelepon genggam Anda, huruf K dan L ada di tombol 5. 
nomor telp

Pengembangan nomor telepon terus berlangsung dari masa ke masa sesuai wilayahnya. Penyempurnaan juga terjadi di akhir abad 20 ketika angka 0 digunakan pada telepon genggam. Yang penting, menghubungi nomor tujuan sangat mudah saat ini, dan tak perlu takut dialihkan oleh operator seperti di jaman Strowger dulu. 

sumber